Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran

A. Program Studi Diploma III Teknik Mesin Alat Berat

Aspek Sikap:

  1. CPL-1 : Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi nilai agama, moral, Pancasila, dan kebangsaan, serta menginternalisasi etika profesi keteknikan dengan menunjukkan sikap profesional, jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas dalam setiap praktik teknik mesin alat berat. 
  2. CPL-2 : Menghargai keberagaman, inklusivitas, dan hak asasi manusia, berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat serta mengedepankan semangat kerja sama, kepedulian sosial, dan kepemimpinan yang kolaboratif dan demokratis dalam lingkungan kerja teknik yang beragam dan multidisiplin.

Aspek Keterampilan :

  1. CPL-3 : Mampu menyelesaikan pekerjaan berlingkup luas di bidang teknik mesin alat berat dengan menganalisis data menggunakan metode yang sesuai, melakukan supervisi dan evaluasi pekerjaan serta berkomunikasi secara tertulis, lisan, dan grafis secara efektif kepada berbagai pihak, termasuk menyusun laporan teknis yang komprehensif, terdokumentasi, sahih, dan bebas plagiasi. 
  2. CPL-4 : Mampu mengembangkan kompetensi diri secara berkelanjutan melalui pembelajaran mandiri sepanjang hayat, berpikir kritis dan analitis, serta memanfaatkan peluang kewirausahaan di bidang jasa teknik mesin alat berat termasuk berpartisipasi aktif dalam pelatihan bersertifikat dan program pengembangan profesi untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi industri. 

Aspek Pengetahuan : 

  1. CPL-5 : Menguasai konsep teoritis matematika, fisika, kimia, dalam lingkup teknik mesin; serta mampu menerapkan konsep-konsep tersebut untuk menganalisis dan menyelesaikan permasalahan teknis pengoperasian dan perawatan alat berat yang terdefinisi dengan baik sesuai standar industri. 
  2. CPL-6 : Menguasai pengetahuan teknis tentang prinsip kerja dan interaksi sistem mekanik, hidrolik dan kelistrikan pada unit alat berat guna menjadi landasan analisis dan diagnosis permasalahan teknis yang terdefinisi dengan baik. 
  3. CPL-7 : Menguasai pengetahuan tentang standar teknis industri, regulasi Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L), prosedur kerja aman, serta metodologi perawatan dan perbaikan alat berat berdasarkan Shop Manual, Operation & Maintenance Manual (OMM), dan Part Book, termasuk pemahaman atas prinsip pembangunan berkelanjutan dan dampak lingkungan dari kegiatan operasional serta perawatan alat berat. 

Aspek Keterampilan Khusus :

  1. CPL-8 : Mampu menggunakan metode kerja, peralatan tangan, peralatan bertenaga, alat ukur presisi, dan perangkat diagnostik modern (termasuk perangkat elektronik dan perangkat lunak diagnosis) di bidang teknik mesin alat berat secara tepat, aman, dan efisien sesuai standar operasional, dengan memahami batasan kapabilitas dan aspek keselamatan setiap peralatan yang digunakan. 
  2. CPL-9 : Mampu melaksanakan pelepasan (remove), pemasangan (install), pembongkaran (disassembly), perakitan (assembly), perbaikan, dan perawatan preventif dan periodik komponen utama alat berat berdasarkan Shop Manual, OMM, dan Part Book dengan memperhatikan standar K3L dan standar kualitas kerja yang berlaku. 
  3. CPL-10 : Mampu melakukan pengukuran, penyetelan, pengujian sistem alat berat menggunakan instrumen dan menginterpretasikan hasil data untuk menentukan kondisi teknis unit alat berat serta merekomendasikan tindakan perbaikan atau penggantian komponen yang diperlukan. 
  4. CPL-11 : Mampu mengidentifikasi, mendiagnosis, dan menganalisis permasalahan teknis (troubleshooting) pada sistem mekanik, hidrolik dan kelistrikan alat berat secara sistematis serta menetapkan urutan prioritas tindakan perbaikan yang aman, efisien, dan sesuai prosedur teknis. 
  5. CPL-12 : Mampu merencanakan, menjadwalkan, melaksanakan, dan mengevaluasi program perawatan terencana (preventive maintenance) dan perawatan tidak terencana (corrective maintenance) unit alat berat berbasis data operasional, riwayat kerusakan, dan rekomendasi manual teknis dengan mempertimbangkan aspek keselamatan kerja, efisiensi biaya, dan ketersediaan (availability) unit untuk mendukung produktivitas operasional.